Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bandar LampungKriminalLampungLampung Selatan

Kebakaran Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal Terjadi di Lampung Selatan

×

Kebakaran Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal Terjadi di Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

RAJAWALI VISUAL (Lampung Selatan) – Sebuah kebakaran melanda gudang yang diduga dijadikan tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Serdang Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Peristiwa terjadi pada Selasa sore 3 Maret 2026, dan hingga malam, proses pemadaman masih berlangsung.

 

Example 325x300

Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang tersebut diduga menyimpan BBM bersubsidi jenis solar serta minyak mentah. Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat api melalap habis bangunan yang dikelilingi tembok seng. Kepulan asap hitam, yang diduga berasal dari terbakarnya solar dan minyak mentah, membumbung tinggi ke udara.

 

Dalam video lain, perekam menyebut lokasi tersebut memang sebuah gudang.

“Bang, gudang kebakaran bang,” kata perekam video.

 

Seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyatakan bahwa gudang itu digunakan untuk menyimpan BBM minyak mentah atau “cong”.

“Tadi kebakarannya sebelum buka puasa. Isinya minyak mentah atau cong,” ujarnya.

 

Sumber lain menambahkan bahwa lokasi tersebut milik seseorang berinisial H, yang kerap melakukan aktivitas bongkar muat BBM.

“Iya, memang sudah cukup lama gudang itu beroperasi. Sering banget mobil-mobil truck canter keluar masuk muat dan bongkar barang sampai aroma bau minyak menyengat,” kata sumber.

 

Warga sekitar berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas ilegal di lokasi tersebut.

 

Kabid Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan peristiwa ini.

“Benar, kebakaran masih berlangsung sampai saat ini,” ujar Rully, Selasa (3/3/2026).

 

Rully juga menuturkan banyaknya material BBM di gudang membuat proses pemadaman lebih sulit.

“Iya (BBM) banyak,” katanya.

 

Ia meminta waktu untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

“Mohon waktu, tim masih bekerja untuk proses pemadaman. Nanti kami informasikan lebih lanjut jika proses pemadaman selesai,” pungkas Rully. (*)