Scroll untuk baca berita
Example 325x300
Example floating
Example floating
Bandar LampungBeritaLampung

Bunda Eva Turun Langsung, Penanganan Banjir Bandar Lampung Dikebut

×

Bunda Eva Turun Langsung, Penanganan Banjir Bandar Lampung Dikebut

Sebarkan artikel ini

RAJAWALI VISUAL (Bandar lampung)– Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana turun langsung ke lapangan untuk memantau dan memastikan percepatan penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung, Sabtu (10/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung pasca hujan deras yang menyebabkan genangan di beberapa kecamatan.

Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva meninjau langsung kondisi sungai, drainase, talud, serta permukiman warga di sejumlah titik rawan banjir. Selain melakukan pengecekan, Bunda Eva juga berdialog dengan masyarakat guna mendengar langsung keluhan serta kebutuhan mendesak di lapangan.

Example 325x300

Sehari sebelumnya, Jumat (9/1), Bunda Eva bersama satuan tugas banjir telah lebih dulu melakukan peninjauan di Kecamatan Sukabumi, tepatnya di Kelurahan Campang, Sukabumi Indah, dan Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan dari berbagai instansi langsung melakukan pembersihan sungai dan saluran air. Alat berat juga diterjunkan untuk menormalisasi sungai yang tersumbat sampah dan ranting pohon.

Peninjauan dilanjutkan pada Sabtu (10/1) ke sejumlah lokasi lain, di antaranya Kecamatan Kedamaian meliputi Perumahan Bukit Kencana dan Jalan Pangeran Antasari, kemudian ke Gang Persada atau Gang Ainan, Kelurahan Kalibalau Kencana. Bunda Eva juga meninjau Jembatan Gang Tariak di Jalan Hi. Syarif, serta mengecek kondisi sungai di Jalan Pulau Singkep RT 11 Lingkungan II, Kelurahan Sukabumi. Selain itu, pemantauan dilakukan di Gang Tangkil Kecamatan Labuhan Ratu dan Jalan Doktor Sutomo, Kecamatan Kedaton.

Di beberapa lokasi, tim satgas banjir terlihat terus bekerja membersihkan kali, siring, dan jalan yang tertutup lumpur hingga malam hari. “Pembersihan saluran air yang dangkal dan pemasangan box culvert akan dilanjutkan besok pagi,” ujar Bunda Eva saat meninjau lokasi pada malam hari.

Dari hasil pantauan, Wali Kota menemukan masih adanya bangunan yang berdiri di badan sungai maupun di atas gorong-gorong, sehingga menghambat aliran air. Menurutnya, kondisi tersebut akan dibahas bersama warga dan pihak pengembang perumahan untuk mencari solusi terbaik agar banjir tidak kembali terulang.

Bunda Eva menegaskan, penanganan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun membutuhkan peran aktif masyarakat. Ia mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melapor kepada aparat setempat jika terjadi genangan atau banjir. “Dengan kerja sama semua pihak, penanganan banjir diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan dampaknya bisa diminimalkan,” pungkas Bunda Eva. (*)